Update IHSG Hari Ini - IFC

Blog

Rupiah Melemah & Prabowo ke Prancis: Kilas Ekonomi & Politik 27 Mei 2026

📈 IFC Market Brief

Selasa, 27 Mei 2026 — Ekonomi & Investasi
Rupiah | APBN | Diplomasi Ekonomi
🇮🇩 Pasar Keuangan
Rupiah Terus Melemah ke 17.846, Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara Soal APBN
🕒 27 Mei 2026 🏢 PT Inter Financial Corp 📊 Ekonomi Makro
Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menyentuh level Rp17.846 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Pelemahan ini memicu perhatian para pelaku pasar dan ekonom. Purbaya Yudhi Sadewa, analis senior PT Inter Financial Corp, memberikan pandangannya terkait ketahanan APBN di tengah volatilitas nilai tukar. Menurutnya, meskipun tekanan eksternal masih tinggi, instrumen fiskal Indonesia memiliki ruang untuk melakukan stabilisasi. “APBN tetap menjadi shock absorber utama, namun perlu antisipasi lanjutan jika rupiah terus merangkak,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pergerakan rupiah hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen global setelah isyarat suku bunga The Fed serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Analis memperkirakan BI akan kembali melakukan intervensi pasar valas jika tekanan melemah berkepanjangan. Sementara itu, pasar menanti pidato Presiden Prabowo yang dijadwalkan dalam waktu dekat terkait arah kebijakan ekonomi nasional.
🔗 Baca selengkapnya di IFC →
🌍 Diplomasi & Politik
Prabowo ke Prancis: Penuhi Undangan Presiden Macron yang Sempat Tertunda
🕒 27 Mei 2026 🏛️ Kantor Kepresidenan 🤝 Kerja sama bilateral
Presiden Prabowo Subianto akhirnya bertolak ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda karena jadwal kenegaraan yang padat. Kunjungan ini menjadi sorotan karena membawa agenda strategis di bidang ekonomi, pertahanan, dan energi. Diharapkan pertemuan kedua pemimpin akan membuka peluang investasi Prancis di sektor infrastruktur dan transisi energi hijau Indonesia.
Dalam jumpa pers jelang keberangkatan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa hubungan Indonesia-Prancis semakin erat, terutama di tengah dinamika global. "Kami akan membahas kerja sama konkret yang menguntungkan rakyat kedua negara," tegasnya. Delegasi juga dijadwalkan mengunjungi kantor pusat beberapa perusahaan multinasional Prancis yang tertarik berinvestasi di IKN dan industri baterai kendaraan listrik.
🔗 Baca selengkapnya →

📰 Kilas Berita Populer IFC (24-27 Mei 2026):

• Dolar Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai AS-Iran — Pasar global waspada namun Wall Street mencetak rekor tertinggi.

• Wall Street Dibuka Menguat, Mencapai Rekor Tertinggi — Optimisme laba korporasi dorong indeks S&P 500.

• Laba OCBC Tumbuh 5 Persen di Kuartal I-2026 — Kinerja solid dari segmen kredit ritel dan korporasi.

• Investor Menanti Pidato Prabowo & Keputusan BI — Fokus pada arah suku bunga dan stimulus fiskal.

• Iran Pamerkan Drone Shahed-136 Warna Pink-Biru — Heboh di publik, analis menyoroti aspek psikologis perang modern.

💬 Analisis
Analisis: Pelemahan Rupiah ke 17.846 dan Respon APBN
Purbaya Yudhi SadewaEkonom PT Inter Financial Corp
Berdasarkan data yang dihimpun IFC, tekanan rupiah semakin terasa setelah indeks dolar AS menguat karena ekspektasi penurunan suku bunga yang tertunda. Namun Purbaya menegaskan APBN 2026 memiliki buffer yang cukup kuat, tercermin dari realisasi belanja perlindungan sosial dan subsidi energi yang tetap terkendali. "Bahkan di level 17.846, kita masih punya instrumen SBN dan kerjasama swap bilateral," jelasnya.
Sementara pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur BI pekan depan, posisi cadangan devisa yang masih di atas 140 miliar USD dinilai mampu meredam gejolak. Rekomendasi bagi investor: tetap cermat pada aset-aset defensif dan lindung nilai (hedging) terhadap valas.
📌 Lihat portal IFC untuk update real-time →

📩 Dapatkan update ekonomi & pasar saham setiap hari

Ikuti portal ifc.my.id untuk berita eksklusif, analisis Purbaya Yudhi Sadewa, dan data pasar terkini.

🌐 Kunjungi IFC hari ini

Post a Comment